Rabu, 06 Agustus 2014

MAAF

Akhirnya harus bebaskan hati dari segala dendam yang selama ini terpendam,, dengan HATI,,, ya dengan hati,, karena jika tidak, maka akhirnya imbas itu kembali pada diri kita sendiri.... maaf ya sagitarius...

Meskipun akhirnya harus menganggap semua ini berakhir dengan mudah hanya dengan kata maaf, tapi kamu harusnya tahu,, ibarat sebuah tembok yang telah tertancap paku, lalu paku itu di cabut,, maka akan ada lubang yang terlihat.. begitu pun hati ku,,,  kau mudah mengangkatku, menjadikan aku bangga atas hadirmu,, tapi kau juga sangat mudah menjatuhkan aku hingga aku malu, terluka dengan sangat dan amat dalam.... 

Terimakasih kau telah mengajarkan ku semua arti persahabatan itu,, persaudaraan itu,, dan terima kasih pada akhirnya kau buang aku begitu saja walau tanpa alasan yang benar-benar aku tak pernah mengerti... terima kasih atas semua senyum dan tangis itu... Maaf,, Maafkan aku yang sejujurnya tak bisa menerima atas semua sikap dan perilakumu terhadapku. 

Kini hanya dengan cara menganggapmu tiada, hilang, dan merasa aku tak pernah mengenalmu lah,, aku bisa bangkit atas sakit itu,, Maaf,, maafkan aku... semoga kelak kau tak akan pernah rasakan apa yang aku rasakan,, karena rasa sakit dan malu  itu,,, aku tak pernah yakin bahwa  kau bisa menahannya.

MAAF.. MAAF KAN LAH AKU DENGAN SEPENUH HATIMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar