Sabtu, 16 Agustus 2014

Kesayangan yang paling membanggakan...

NADYA SALSABILA NURFADILAH
01 JUNI 2004
Hj. Sopa with me











memandang alam dari jendela di saung kabayan bersama kawan terkaalem di duniaaaaa,,, hahahahaha,,,  "lopelopepolepel"

Jumat, 15 Agustus 2014

miaw, echa, anyun
SAHABAT

yang ngerti perasaan, yang selalu ada ga saat tersenyum aja,, tapi juga saat kamu lagi nangis,, galawww tak terkira... ya itu dia, sahabat yang selalu siap kapanpun,, dimanapun,, dalam situasi apapun.

:: love you all sis't ::





my lovely family

Hidup itu anugerah, maka jalani semua dengan penuh berkah,, hiasi setiap detiknya dengan kasih sayang, selalu pada arah-Nya... gapai semua ridho-Nya, hingga kelak akan kau dapatkan kehidupan abadi di Syurga-Nya nanti. Aamiin......

HOBI KESAYANGAN

HER ADVENTURES
flying fox,,, yeaaahhhh kesukaan lala,,, terbang bebas di atas ketinggian,, menguji adrenalin dengan penuh ketegangan tapi juga menyenangkan,, ini lagi di katulampa, saat usianya baru 6 tahun.. setiap kali datang ke suatu tempat, pasti yang ditanya itu,,, ada flying fox nya ga????? 
entah kenapa dia suka sekali dengan hal itu, yang ku tau saat bertanya padanya dia bilang,,, i'm fell free mom.... hahahaaaaa... Ok girl's,,, it's awesome

Minggu, 10 Agustus 2014

SIAPAKAH YANG PALING BERDOSA???

Oleh: Ki Ardasim Sunda Makalangan

karena takut menjadi mangsa seekor harimau, seorang pengecut berpura-pura menjadi pembela harimau tersebut dengan memberikan usul agar memangsa semua penduduk yang ada di tempat itu...
tak lama kemudian harimau terbujuk dan berusaha untuk memangsa para penduduk dengan menggunakan kekuatan taring dan cakarnya...
banyak penduduk yang terluka...
dalam keadaan tertekan oleh rasa sakit, seluruh penduduk membangun kekuatan dan melakukan perlawanan... hingga akhirnya cakar dan taring harimau dapat dipatahkan... bahkan disekujur tubuhnya penuh dengan luka tikaman senjata...
dari cerita di atas, mohon pendapat dari rekan-rekan semua... siapakah yang paling berdosa hingga peristiwa saling membunuh ini terjadi????

TAK ADA SALAHNYA MENJADI KRITIKUS 

Ki Ardasim Sunda Makalangan, 23 Desember 2012



Seiring dengan semakin pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan kecerdasan manusia, telah mempengaruhi terhadap lahirnya generasi yang memiliki sikap mental kritis. Hal ini perlu di sikapi secara arif dan bijaksana, karena disuatu sisi dapat meningkatkan kualitas tatanan sosial yang semakin baik akan tetapi di sisi lain dapat pula mengakibatkan semakin rusaknya tananan sosial yang sudah ada.

Seseorang atau sekelompok orang yang memiliki sikap mental kritis umumnya selalu berkeinginan mencari kelemahan-kelemahan yang terjadi pada sebuah sistem dan para pelaksana sistem itu. Lihat saja betapa mudahnya seseorang menuntut dan mengkritik orang lain. Sebenarnya boleh-boleh saja mengkritik sebuah sistem, orang atau siapa pun, tapi dalam menyampaikan kritik, saran atau sebuah koreksi, sebaiknya mereka tetap menghormati orang yang kita kritik.  Karena itu dalam menyampaikan informasi yang sifatnya sebuah koreksi, sebaiknya  disamapikan dengan cara yang baik, ramah dan lembut. Jangan pernah menyampaikan dengan cara yang langsung menyudutkan dan menyalahkan, tapi kemukakanlah pendapat tersebut dengan cara yang baik, santun dan bijak.

Sebagai kritikus sejati pada sat menyampaikan kritiknya selalu berlandaskan pada tujuan dan motif yang benar. Dengan demikian tidak berdampak lebih buruk terhadap permasalahan yang sedang dikritisi. Bukankah tujuan mengkriktik itu untuk penyempurnaan?. Benarkah motif yang menjadi dasar kritik itu adalah nilai-nilai kebaikan?. Jika  Ya! tentunya akan menghasilkan seuatu yang lebih sempurna dan tidak akan menimbulakan perpecahan dalam tatanan sosial.

Manakala para kritikus hanya bertujuan untuk mengahncurkan orang atau sistem, serta motifnya hanya ingin mencari kesalahan semata demi meningkatkan popularitas dan ingin menunjukan dirinya lebih baik,  lebih pintar dan lebih sempurna, maka hal inilah yang sering kali menimbulkan dampak yang lebih buruk dan harus segera dihentikan. Bukankah mereka (para kritikus) juga manusia yang punya kekurangan dan kelemahan? Apakah mereka mampu berbuat lebih baik dari orang yang di kritik?. Semua ini perlu pembuktian. Jika mereka tak mampu membuktikan, kemudian merekapun akan dinistakan. Begitulah seterusnya. Saling merendahkan, saling menyalahkan, saling menyakiti, saling menghancurkan menjadi sesuatu yang tak bisa terelakan.

Rabu, 06 Agustus 2014

MAAF

Akhirnya harus bebaskan hati dari segala dendam yang selama ini terpendam,, dengan HATI,,, ya dengan hati,, karena jika tidak, maka akhirnya imbas itu kembali pada diri kita sendiri.... maaf ya sagitarius...

Meskipun akhirnya harus menganggap semua ini berakhir dengan mudah hanya dengan kata maaf, tapi kamu harusnya tahu,, ibarat sebuah tembok yang telah tertancap paku, lalu paku itu di cabut,, maka akan ada lubang yang terlihat.. begitu pun hati ku,,,  kau mudah mengangkatku, menjadikan aku bangga atas hadirmu,, tapi kau juga sangat mudah menjatuhkan aku hingga aku malu, terluka dengan sangat dan amat dalam.... 

Terimakasih kau telah mengajarkan ku semua arti persahabatan itu,, persaudaraan itu,, dan terima kasih pada akhirnya kau buang aku begitu saja walau tanpa alasan yang benar-benar aku tak pernah mengerti... terima kasih atas semua senyum dan tangis itu... Maaf,, Maafkan aku yang sejujurnya tak bisa menerima atas semua sikap dan perilakumu terhadapku. 

Kini hanya dengan cara menganggapmu tiada, hilang, dan merasa aku tak pernah mengenalmu lah,, aku bisa bangkit atas sakit itu,, Maaf,, maafkan aku... semoga kelak kau tak akan pernah rasakan apa yang aku rasakan,, karena rasa sakit dan malu  itu,,, aku tak pernah yakin bahwa  kau bisa menahannya.

MAAF.. MAAF KAN LAH AKU DENGAN SEPENUH HATIMU